Sebagai garda terdepan dalam penyelenggaraan pelayanan publik, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) berkewajiban mengedepankan sikap dan perilaku terpuji sebagai abdi negara. Kata Penjabat (Pj.) Bupati Pasuruan, Nurkholis, hal itu merupakan keniscayaan yang harus ditunjukkan dalam aktvitas keseharian di instansi masing-masing.
Disampaikan dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Bagi Pengelola Kepegawaian BKPSDM Kabupaten Pasuruan Tahun 2024, pria kelahiran Banyuwangi yang juga merupakan Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi Keuangan Pembangunan tersebut menggarisbawahi beberapa hal urgen. Bahwa adab seorang ASN dalam bersikap dan bekerja di birokrasi pemerintahan diatas segalanya. Hal itu menjadi acuan baku dan pedoman dalam berperilaku sesuai kode etik yang disyaratkan. Sehingga mampu menjaga martabat dan kehormatan ASN.
"Yang paling utama wajib dimiliki ASN itu adalah sikap, adab yang baik sebagai pelayan masyarakat. Itu yang harus kita junjung tinggi bersama. dan itu tidak ada di toko," tandasnya seraya memberikan analogi perumpaan.
Dalam forum diskusi yang dihadiri oleh seluruh karyawan/karyawati BKPSDM di Hotel Lereng Bromo, Kecamatan Tosari pada hari Jumat (15/11/2024) malam tersebut, Pj. Bupati Nurkholis tak lupa mewanti-wanti tentang pentingnya etos kerja. Berikut, kecakapan yang tentunya membutuhkan pengetahuan dan keahlian yang mumpuni.
"Karena itulah kita membutuhkan pengembangan kompetensi untuk meningkatkan profesionalitas pegawai. Tidak hanya mengedepankan unsur kompetensi dan intelegensia saja. Tapi juga harus tetap menomorsatukan adab. Itu kunci," ucapnya.
Dengan demikian, ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasuruan akan mampu menjadi sosok aparatur yang berkualitas dan profesional. Oleh karenanya, menjadi pegawai pintar saja tidak cukup. Tetapi harus diimbangi dengan karakter terpuji. (Eka Maria)
Komentar (0)
Belum ada komentar
Tulis Disini